Pretty Prita (rated by me : ****)

Semua
orang mengira Gaby bahagia jadi kekasih Farrel. Cowok keren dan sukses.
Padahal bagaimana kelakuan Farrel di balik fisiknya yang menawan itu?
Cowok egois! Selalu mengeluh setiap kali menemani Gaby melakukan urusan
perempuan. Ke salon. Shopping. Nonton film drama. Farrel benar-benar
tidak peduli dengan dunia Gaby.
Sampai malam itu Farrel melupakan ulang tahun Gaby. Sendirian Gaby
meniup lilin black forest cake-nya dengan air mata menetes, membisikkan
birthday wish-nya:
Tuhan, satu kali dalam hidupnya, jadikan Farrel perempuan. Agar ia tahu bagaimana memahami perasaan perempuan.
Hingga keesokan paginya Farrel terbangun, dan tiba-tiba saja seluruh dunia memanggilnya Prita….
Cowok yang cuma tahu mesin mobil itu kini harus berurusan dengan girl’s
things! Mini skirt kependekan. Stocking robek. Makeup luntur. Kaki
bengkak karena high heels. Sampai soal menyerahkan virginity….
Puncaknya, seorang eksekutif muda melamarnya….
Akankah Prita kembali menjadi Farrel? Menjadi gentleman yang lebih
mengerti perempuan ? Ataukah ia malah ketagihan dan menikmati peran
barunya sebagai Pretty Prita, si cantik yang digila-gilai para cowok?
Bersiaplah untuk tergelak sampai menangis!
January 26th, 2006 at 3:24 am
Gw beli buku ini sekitar sebulan yg lalu. Cukup menarik, dan ga membosankan. Ceritanya mengalir dgn baik, dan tidak diulur-ulur. Sekali baca ga mau berhenti smp abis. Setelah baca buku ini, gw jd tau-tau dikit kehidupan metropolis di Jakarta (waaahh…tnyt segitunya ya???)